Bahasa terkininya disebut ALIEN RAS FELINE …

[ad_1]

Bahasa terkininya disebut ALIEN RAS FELINE

Bahasa Minahasanya disebut MILINTER.

Di Mesir disebut BASET…

Dalam Agama Buddha Tibet disebut SIMHAMUKHA DAKINI…

Beda zaman beda wilayah beda kepercayaan beda nama namun yang dimaksud adalah sama.
——————

Alien Ras Feline humanoid berasal dari planet Sirius A.

Baset (bast) Adalah dewa mesir berbadan manusia kapala kucing.

Jika di Minahasa disebut MILINTER.Banyak terdapat di daerah Langoan

Makluk ini berada di dimensi 5 & 6 maar ada juga yang mase di dimensi 3 hidup diantara manusia.Dorang ini evolusi dari kucing dan mase terus berevolusi.

Dorang pe penampakan ini banyak sekali
orang menyangkanya praktek ilmu hitam seperti babi ngepet dll.

Kalau liat yang jantan mirip seperti film beauty & the beast.

Tubuh Simhamukha Dakini berwarna biru langit, kepala mengenakan Mahkota Lima Tempurung, berkepala singa, bagian atas tubuh tanpa busana, berkalung 50 kepala ; Berwajah satu dan berlengan dua, tangan kanan memegang belati kartika, tangan kiri memegang kapala dan lengan kiri mengapit khatvanga, kaki kanan diangkat tertekuk, dan kaki kiri tegak, berdiri di atas sava yang berbaring di atas surya candra padmasana

Mantra : “A Ga Sa Ma. La Za Sa Da. La Sa Ma La Ya. Pei.” Mantra ini tidak boleh dijapa terlalu keras, sebab kekuatanya terlampau dahsyat, apabila dijapa terlampau keras, maka dewa di empat penjuru akan lari. Kita boleh menjapanya dengan keras ketika berada dalam lingkup simabandhana dari Mahaguru, akan tetapi, jika tidak berada dalam simabandhana Mahaguru, banyak roh-roh yang akan cedera, termasuk juga Raja Naga. Oleh karena itu, mantra ini tidak boleh dijapa di dekat wilayah perairan, tidak boleh dijapa di pantai. Banyak sadhaka yang menjapa mantra ini tanpa bersuara.
Mantra ini, lebih baik dijapa secara tanpa bersuara, atau dijapa dengan suara pelan, sebab menjapanya dengan suara keras dapat mencederai makhluk halus.

Comments

[ad_2]

Source link

[ad_1]

Bahasa terkininya disebut ALIEN RAS FELINE

Bahasa Minahasanya disebut MILINTER.

Di Mesir disebut BASET…

Dalam Agama Buddha Tibet disebut SIMHAMUKHA DAKINI…

Beda zaman beda wilayah beda kepercayaan beda nama namun yang dimaksud adalah sama.
——————

Alien Ras Feline humanoid berasal dari planet Sirius A.

Baset (bast) Adalah dewa mesir berbadan manusia kapala kucing.

Jika di Minahasa disebut MILINTER.Banyak terdapat di daerah Langoan

Makluk ini berada di dimensi 5 & 6 maar ada juga yang mase di dimensi 3 hidup diantara manusia.Dorang ini evolusi dari kucing dan mase terus berevolusi.

Dorang pe penampakan ini banyak sekali
orang menyangkanya praktek ilmu hitam seperti babi ngepet dll.

Kalau liat yang jantan mirip seperti film beauty & the beast.

Tubuh Simhamukha Dakini berwarna biru langit, kepala mengenakan Mahkota Lima Tempurung, berkepala singa, bagian atas tubuh tanpa busana, berkalung 50 kepala ; Berwajah satu dan berlengan dua, tangan kanan memegang belati kartika, tangan kiri memegang kapala dan lengan kiri mengapit khatvanga, kaki kanan diangkat tertekuk, dan kaki kiri tegak, berdiri di atas sava yang berbaring di atas surya candra padmasana

Mantra : “A Ga Sa Ma. La Za Sa Da. La Sa Ma La Ya. Pei.” Mantra ini tidak boleh dijapa terlalu keras, sebab kekuatanya terlampau dahsyat, apabila dijapa terlampau keras, maka dewa di empat penjuru akan lari. Kita boleh menjapanya dengan keras ketika berada dalam lingkup simabandhana dari Mahaguru, akan tetapi, jika tidak berada dalam simabandhana Mahaguru, banyak roh-roh yang akan cedera, termasuk juga Raja Naga. Oleh karena itu, mantra ini tidak boleh dijapa di dekat wilayah perairan, tidak boleh dijapa di pantai. Banyak sadhaka yang menjapa mantra ini tanpa bersuara.
Mantra ini, lebih baik dijapa secara tanpa bersuara, atau dijapa dengan suara pelan, sebab menjapanya dengan suara keras dapat mencederai makhluk halus.

Comments

[ad_2]

Source link

It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for ‘lorem ipsum’ will uncover many web sites still in their infancy.

It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for ‘lorem ipsum’ will uncover many web sites still in their infancy.

The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making

The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for ‘lorem ipsum’ will uncover many web sites still in their infancy.

Fajar Nur Zaman

Sang Pembelajar

RECENT POSTS

CATEGORIES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

SUBSCRIBE US

It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution

Copyright BlazeThemes. 2023